Fitness Choices, Muaythai

#TyasFitnessDiary

Muaythai

Saya sering banget di sarankan untuk ikutan muaythai.

Katanya bagus buat treatment emosi atau pelepasan bagi orang yang memiliki kesulitan untuk melepaskan emosi dalam dirinya.

Kebetulan, adik saya fitness di Muscledome bintaro sektor 9.

Suatu pilihan fitness center berada dibelakang salon Anita bagi yang tinggal di daerah Bintaro Jaya.

Dia yang bilang ada kelas muaythai kalo memang berminat mencoba.

Coba aja mba, katanya.

Akhirnya saya telpon dan meminta 1 session khusus dengan instructornya. Biaya 1 x trial, Rp. 250.000,-

Sebelum mulai the aktual latihan muaythai, kita mulai dengan rutin stretching.

Berikutnya dilanjutkan dengan gerakan pembakaran panas badan.

Seperti jumping jack, skipping, push ups, sit ups, squats, planking dan lainnya. Dilakukan per 2 menit dan diulang hingga 3 kali tiap kombinasi.

Cukup membuat badan capek dan terus mengejar napas. Tapi ini baru awal.

Setelah itu dimulai latihan teknik muaythai dalam setiap gerakan baik fist straight, jab dan uppercut maupun kaki tendangan kedepan dan samping seperti tinju tapi muaythai style.

Perlu diketahui 2 kegiatan tersebut diatas cukup mengeluarkan keringat dan memiliki endurance yang tinggi. Menurut saya, lebih dari kegiatan yang dilakukan di 20fit.

Setelah memahami teknik dan gerakan muaythai dan mulai terbiasa dalam beberapa latihan pengulangan baru dimulai muaythai yang sebenarnya.

Setelah menyiapkan diri dengan wrapping tangan dan gloves kita mulai the actual muaythai 🙂

 
 
 
 

Terus terang, I really enjoyed this. Karena benar sekali, layaknya seperti pelampiasan emosi bisa mukul mukul orang tanpa merasa salah.

Hahahahahaha seru !

You’d also feel like a super hero 🙂

I definitely would like to make this one of my routine.

Karena bagi saya rutinitas muaythai memberikan kelengkapan yang saya butuhkan. Pembakaran kalori yang besar, membantu meningkatkan stamina, dan dapat menjadi outlet pelepasan emosi yang saya butuhkan.

Walaupun hasilnya seperti ini !

 
Next, cross fit

Fitness Choices, 20fit

 

#TyasFitnessDiary

 20FIT

Next, dalam rangka mencari olah raga yang terbaik. Jaman sekarang, banyak sekali pilihan olahraga yang dapat kita ikuti. Sesuai dengan kenyamanan, kekuatan dan kecocokan kita memilihnya.

Saya pernah ikut fitness di suatu pilihan arena fitness terbaik.

Memang tidak menggunakan Personal Trainer tapi bagi saya, bila waktunya ada memang sangat ideal dalam satu tempat semuanya ada.

Ada alat-alat olahraga, ada beragam kelas low dan high impact.

Terus terang kalau boleh saya pilih, favorit saya adalah cycle class.
Andaikan soul cycle ada di Jakarta. hahahahhaha.

Di akhir tahun 2015 karena rasa penasaran saya akhirnya memberanikan untuk mencoba beberapa jenis pilihan olahraga. Semuanya !

Well, mostly semuanya yang lagi hits saat ini.

1ststop ! 20fit

Sejak awal 20fit dibuka, banyak cerita yang membuat saya tertarik untuk mencoba 20fit.

Berhubung cukup mahal maka saya simpan niat saya untuk mencoba. Sementara.

Luck saya berubah pada saat saya mendapatkan kesempatan untuk mencoba karena voucher gratisan dari teman saya, Acen yang juga inititor dan pendiri komunitas Jalan Pendaki.

Voucher gratis ini memberikan kesempatan untuk saya selama 2 kali session.

I was so excited. Berikut testimony saya.

Saat kita masuk, kita diberikan perlengkapan baju fitness khusus dan peralatan cukup untuk berolahraga.

Instruktur cukup informative dalam menjelaskan mengenai kelebihan dan rutinitas 20fit sebelum mengukur berat, lingkar dan kadar air dan lemak yang ada dalam tubuh kita. 

Sebelum mulai seperti biasa kita melakukan stretching.

Sudah dengan alat dipasang namun belum dinyalakan listriknya.

Gunanya agar kita dapat membayangkan sebelumnya hingga tidak terlalu kaget saat mulai latihan yang sebenarnya.

They call it the 1st electro muscle stimulation in Indonesia.

Sebelum melakukan pemasangan alat-alat disemprotkan air.

Apabila pernah merasakan akupunktur badan yang menggunakan listrik, nah ini sama rasa sengatannya. Hanya saja, rasa sengatannya bertubi-tubi kali lipatnya. Saya sampai kaget betapa kencangnya sengatan listrik tersebut.

Setiap session hanya 20 menit.

Gerakannya sama persis seperti kita melakukan gerakan olahraga.

Lunges, squat, push up, sit ups, dan banyak lagi.

Semakin hari semakin lama kombinasi gerakan akan di atur oleh para intruktur sesuai dengan kebutuhan tiap orang tentunya.

Perbedaan 20fit disini adalah selama 20 menit tersebut kita menggunakan alat dengan fungsi setrum listrik.

 
Challenge yang dihadapi adalah untuk melakukan gerakan olahraga dengan tekanan listrik yang cukup tinggi. Untuk bergerak saja sulit apalagi dengan gerakan cepat dan regular. Karena itu tidak disarankan lebih dari 20 menit.
 
 

Juga sebelumnya, saat mendaftar disarankan untuk tidur cukup, sarapan dan menjaga vitalitas sebelum olahraga. Takut tidak kuat karena perbedaan cara berolahraga tersebut.

Hasil yang saya rasakan adalah sama seperti saya merasakan 1 session cycle class. Cukup mengeluarkan tenaga dan keringat yang banyak.

Bagi yang tidak memiliki waktu banyak, berada dalam jangkauan SES diatas rata2 mungkin dapat menjadikan pilihan karena 20fit cukup mahal.

 
 
Tempat dan fasilitas cukup mendukung dan bersih tertata rapih nyaman bagi yang ingin join. Silahkan 🙂

 Berikutnya,let try  MuayThai.

people believe what they see

I am not that flashy and outspoke type.
I don’t like to brag or being loud sharing what i did or accomplished somethings along the way while i was working in advertising.
As you know, most of advertising people are otherwise. heheheh.
So when i did something good or consistently did good work, some would be surprised.

People questioned me when i start supporting my brother as his Business Manager. It was in the entertainment business. What do i know about that industry ? Nothing maybe. But i know marketing. I know brand management. And i know I’m good in management project.
people did doubt me. But, i did established his name on the industry.

One marking for me professionally.

People also questioned my ability when entering a new venture as Digital & Social Media Manager. (a bit note, inside the company did not).
Doubt about pulling off a huge task.
And yet again, i did established Digital & Social Media for business hence i made this place my platform to grow.

Another marking.

Being a pioneer for something does not make you a favor for some.

People will questioned you.
Some will even dislike you. Or your will feel unlikable.
That’s how i felt.

People who do not get you. Do not understand you, are sometimes very negative.

The key is, give something that people can benefit on.
If what you do can help them in doing what they are doing now.
Viola !

If you keep doing that. Giving solution for people.
And then they will believe in you.
Most of the times, support you.

Signed, by experience 🙂




do what is right, not what is easy

 

Why do I always find myself in these kinds of situations.
The kind of situations that always takes its toll on yourself.
Patience. Self control. Conflicting interest. That uncomfortable feeling in your stomach… making decisions that is never easy.
Searching for solutions for others. No matter how ugly the process will be. No matter you know it will make you feel more alone than you already is.

Doing what is right, often, never is favoured by many.
People would just run away in that matter. 
Hey, why bother anyway.

Well that’s easy. The easy way out.

In my situations i always can’t. i wish i could. But i can’t.
I can’t runaway or push it away or leave it be.
People are counting on me.

And then my mind keep saying, make it right. conscience.

However many times those people who are counting on you are not the most favourable group. Not the large group of people. Not the fun and easy likeable peeple.

In some conditions it will require heavy moping, non stop, all the time, never ending moping, sweeping, again and again. 
You feel like a police traffic at one point. 
Or a sheep herder, so do speak.

Eventually, it is the end results that counts.
The end that you know, deep in your heart, the truth will say, that you know you are solving something.
That you know you are doing something good for the long run.
For the main objective. The whole in that matter. But most of all the valuable lessons are the learning itself. What you have gone through and all that ability become your additional skills.

People might not understand. Yet. Or might not want to understand. At all.
But that does not matter.
Because what matter the most is what is good and best for the whole point.
Life is never easy. 
Never ideal.
Never normal.
What is normal nowadays anyway.
 
Do something right, you know.
However the process might be difficult.
The understanding that it will eventually leads to safety, security, positivity and makes everything alright for many in the long run will now seems so easy for those who needs it.
When before it was not.
 
So what is right always seems hard or even impossible.
But in time.. with many experiences, with practice, many times, will makes it easier.
 
Train yourself to do all the right things in life.
And then, your life will be easy.

Promise.
 

Belitung Family Trip, Tips to visit

Belitung Family Trip #5

Tips to visit.

Ternyata banyak yang kepengen tau itinerary family trip kami ke Belitung. Sedikit banyak, semoga informasi ini dapat membantu ya :

Itenerary :

Day 1

11.30               arrived at H.A.S. Hanandjoeddin Airport

12:30               lunch at hotel

15:00               swimming at hotel

17:00               berkunjung ke tempat oleh2 sebelah hotel (recommended)

19:00               dinner at hotel

Day 2

07:30               breakfast at hotel

09:00               depart from hotel

10:00              Pantai Tanjung Tinggi (Laskar Pelangi)

12:30               back to hotel

13:00               lunch at hotel

14:30               start jalan2 around the Belitung

1st keliling kota

2nd Rumah Adat Belitung

3rd Danau Kaolin

4th KONG DJIE COFFEE

5th Galeri Oleh-Oleh

6th Rumah Makan Belitung

19:00               back to hotel

Day 3

07:30               breakfast at hotel

08:30               depart from hotel

09:00               depart from pelabuhan – island hoping

14:30               back to hotel

16:00              Mie Atep

17:00               Toko Kaos sebelah Mie Atep

Day 4

08:30               breakfast at hotel

11:00               depart to airport

What to expect :
  1. Sesampainya di Belitung, mampir ke mini market on the way to the hotel. Supermarket agak jarang didaerah hotel. Beli Aqua, camilan, dan lainnya bilamana diperlukan.
  2. BW Hotel adalah hotel yang terbaik di Belitung. Rate saya untuk hotel tersebut, kelas 3.
  3. Plus point, service sangat tanggap dan baik
  4. Minus point, AC tidak semua ruangan terasa. Mintalah AC segera dinyalakan saat persiapan masuk atau check in.
  5. Laundry hotel cukup handal dan cepat. Pagi masuk, sore sudah selesai dan siap diserahkan ke kamar.
  6. Tidak ada air bilasan yang bersih di Pantai Tanjung Tinggi. Bilamana diperlukan, gunakan Aqua sementara. Jarak dari dari pantai ke hotel tidak jauh.
  7. Do not expect many stores or tourist sites, the only reason to visit Belitung are the beaches and island hoping.

What to bring :

  1. Bila anak kamu tergolong sulit makan, bawa makanan sendiri (nugget, dll) untuk diminta masak di hotel.
  2. Under Water Camera. Recommended, Nikon CoolPIxAW110.
  3. Jangan lupa bersihkan dengan air aqua setelah bermain di air laut.
  4. Bawa peralatan berenang sendiri dan lengkap dengan handuk, tas besar, pelampung, dan lainnya.
  5. Saat island hoping, belanja aqua dan camilan minimal sebelum berangkat. Termasuk biscuit untuk makanan ikan. Jangan lupa sewa snorkeling, it will be worth it!
  6. Saat naik boat, siapkan dan bawa jacket hujan atau jaket bertutup kepala untuk anak karena speed yang tinggi air masuk ke dalam boat seperti terasa hujan.
  7. Beli tambahan aqua untuk bilasan bilamana diperlukan untuk anak setelah bermain di pantai,
  8. When travel to airport, wear sneakers. Saya kena paku saat berjalan mau naik pesawat. Untungnya hanya ketauan sebelum terkena telapak kaki.

Other than the above, you’re all good. Selamat bersenang-senang ya !

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Read also, Tokyo Family Trip series, here.

Read also, Melbourne Family Trip series, here.

Belitung Family Trip, Mie Atep

Belitung Family Trip #4

Hari Terakhir

Sekembalinya kami setelah island hoping, sudah sangat sore. Malam terakhir kami tidak lupa untuk menikmati the famous MIE ATEP. Segar dan manis, dengan porsi yang pas buat kita-kita perempuan. Buat para lelaki dianjurkan untuk pesan mangkok kedua.

Di hari kepulang kami, hari ke 4.
Nama bandara di pulang Belitung adalah Bandara H.A.S Hanandjoeddin.
Walaupun cukup sederhana dan kecil, tapi saat kepulangan tempat menunggu boarding cukup bersih dan nyaman. Tampak AC baru dan cukup sejuk memenuhi ruangan.

Terima kasih banyak Belitung. Kami puas dan sangat refresh menikmati liburan di pantai bersama keluarga.

So friends, as humble as the trip might seems to be, we did had so much fun.

Nineng and Atok tidak habis-habis menceritakan ulang pengalamannya di Belitung. Evan, apalagi 🙂

The fact is, Belitung is the safest option vacation for toddlers and grandparents :). Now, before you go, some tips on what to expect in Belitung, look here.

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Pantai Laskar Pelangi

Belitung Family Trip #1

Pantai Laskar Pelangi / Tanjung Tinggi Beach

Pada awalnya kami merencanakan a quick getaway trip to refresh ourselves from the crazy hectic city hustle and bussle, bersama Evan, anak kami berusia 3 tahun. Tapi kita juga kepengen dalam liburan kali ini ajak orangtua kami. Papanya Abang dan Ibunya saya.

So where to go where its safe for toddlers and very mature people ? 🙂

Setelah menimbang biaya, jarak dan tentunya pilihan tempat bermain di pantai yang aman, pilihan kami jatuh pada Belitung. 4days – 3nights.
Atok (sebut, kakek Bahasa Bangka) adalah ayah dari suami saya yang berumur 75 tahun. Sedangan ibu saya, nineng (sebut, nenek Bahasa pagaralam, SumSel) berumur 69 tahun saja.

LOL. 3 tahun, 75 tahun, 69 tahun. k-e-l-a-r.

Setelah survey pilihan hotel yang ada kami diberi saran oleh teman kami, swankytraveler / liburanlokal untuk menginap di hotel BW Suite Belitung (ex-Hotel Aston). Dan terus terang, saat itu, skitar bulan November 2015 baru ada Hotel paling dekat dengan pantai berkelas bintang 3. Jadilah kami berangkat !

Hari 1, Tiba di Hotel.

Kami berangkat dengan Garuda Indonesia dengan harga berkisar Rp. 500rb per seat. Rata-rata penerbangan saat low season seperti oktober-november berkisar seperti itu.

Setiba kami di Belitung, terlihat kotanya asri, bersih walaupun masih tampak apa adanya. Tidak ada mall, tapi bangunan tua terlihat diperbaiki untuk restorasi bentuk bangunannya. Walau tidak banyak, tapi kami sangat senang melihat kesadaran para pemiliki gedung atau rumah.

Sebagai perbandingan, Belitung keadaannya jauh dengan Bali dan lebih dekat ke Lombok. Tidak akan menemukan banyak toko dan hiburan. Very low key, apa adanya.

Saat siang tiba, yaitu waktunya jam makan kami tiba di Hotel BW Suite Belitung. Hotelnya cukup bersih, cukup menyenangkan. Kelas 3 based on my point of view.

Kami tiba pada jam makan siang, setiba kami di sana sambal menunggu kamar ready, kami lunch dulu di café hotel. Cukup lama kami makan sekitar hampir 1 jam.

Pada saat kami naik ke lantai kami menginap, areanya tidak ber AC atau minim AC. Pada saat kami masuk kedalam kamar, AC juga belum nyala sepertinya AC tidak central control sehingga cukup perlu beberapa waktu untuk mengademkan suasana hati.

Setelah selesai berberes, karena sudah cukup sore, kami mencoba mencari kesenangan di hotel, dengan BERENANG !

Pemandangan dari kolam renang langsung lautan lepas, bayangkan apabila tidak sedang musim kering pasti akan sangat bagus.
Saat ini tampak air sedang surut sehingga tidak terlihat laut tapi lebih banyak pasir dan bebatuan.
Hari ke 2, Main ke Pantai.
Bright and early. After breakfast kami langsung menuju Pantai LASKAR PELANGI. Dinamakan Tanjung Tinggi Beach.
Terkenal dengan banyaknya batu-batu alam besar sepanjang pantai pasir yang putih dan halus. Karena banyaknya batu-batu besar sekitar pantai maka air sangat tenang jauh dari ombak besar yang biasanya kita temui di pantai lepas.

Di area banyak tersedia air kelapa muda.

Its like having our own private beach ! Orang tua senang, karena bisa main air dengan tenang berpegang bebatuan dengan air yang cukup tenang. Aman-nya dapat, nyaman-nya juga dapat.

Sekitar area pantai banyak tersedia jualan minuman juga kepala muda ! ada juga warung-warung lokal menjual makanan ala kadarnya.

Rekomendasi saya, bring your own F&B plus handuk dan peralatan ke pantai seperlunya. Bisa saja seharian, tapi karena anak kami masih sangat muda sehingga mudah kecapekan. Jam 12 an kami pulang ke hotel. Tentunya evan sudah tertidur.

Sambung ke Rumah Adat Belitung dan Danau Kaolin, click ini.

Belitung Family Trip series, ready here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Rumah Adat dan Danau Kaolin

Belitung Family Trip #2

Rumah Adat Belitung dan Danau Kaolin

Selesai bermain di air, kami kembali ke hotel untuk makan siang sekaligus berbersih.

Tentunya, bagi Atok, Nineng dan Evan lumayan cukup menguras tenaga dan excitement mereka.
Tapi itu tidak lama ! Setelah selesai mandi, makan siang dan cukup istirahar, kami memutuskan untuk jalan keliling kota. Kota Belitung tidak besar, berkisar 4,833 km2.
Sehingga, cukup hanya sehari bila mau jalan-jalan menyusuri dan mempelajari isi pulau Belitung. Kurang lebih sekitar jam 3 kurang kami berkeliling melihat-lihat disekitar hotel kami. Jarak tidak lebih dari 15-30menit kami berkunjung dari satu tempat ke tempat lainnya.
Tidak sangka dalam waktu yang sangat singkat, kami mampu menghampiri beberapa tempat yang seru seru.

Pertama, RUMAH ADAT BELITUNG

Sangat kebetulan sekali tumah adat sedang dijadikan lokasi shooting untuk perhelatan lamaran lengkap dengan penari dan calon pengantin juga saling berpantun.
Didalamnya rumah terbagi atas 2 bagian. Khusus dapur dan ruang makan dan ruang depan yang menjadi area show case baju traditional Belitung, foto-foto jaman Belanda.
Selayaknya rumah melayu Sumatra bentuk bangunan panggung menjadi ciri khasnya.
kami pun tidak lupa foto bareng dengan para penarinya 🙂
Berikutnya, sebelum kami melanjutkan ke tempat berikutnya, kami mampir ke DANAU KAOLIN.
Danau ini adalah danau buatan yang terbentuk karena galian kaolin. Terlihat air yang sangat biru dengan tanah liat kaolin disekitarnya.
Didepan danau, tampak hasil pasir kaolin yang sedang dipisahkan dengan hasil akhir.
Katanya, kalo belum pegang pasir kaolin, belum berkunjung ke Belitung 🙂
Bagi yang tidak mengetahui kaolin itu apa, adalah bahan dasar pembuatan barang-barang ceramic. Selain timah, Belitung juga dikenal sebagai pulai penghasil kaolin. Cantik sekali memang.
Setelahnya, sore-sore seperti ini enaknya ngopi. Kami pun mampir di kopi khas Belitung, KONG DJIE COFFEE. Saya peminum kopi. Tapi bukan asli kopi. Saya coba kopi campur susu.
Rasanya, enaaaaaaaaaaaaaak sekali nikmat. Rasanya mirip ovaltine dengan rasa kopi.
Harus dicoba bagi yang mau berkunjung kesini.
Nah hari itu kami berakhir dengan santapan makan malam khas Belitung di RUMAH MAKAN BELITUNG.
Kami per 4 dengan tambahan 1 supir/tourguide, total Rp. 145,500 saja !

Puas jalan, Makan nikmat, hati tenang. Good nite !

Berikutnya, Belitung Island Hoping, click here to enjoy.

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Island Hoping

Belitung Family Trip #3

BELITUNG ISLAND HOPING !

Dari hotel kami diantar oleh mobil hotel ke pantai terus terang saya lupa namanya. Dengan hanya paket Rp. 500ribu kami dapat keliling kepulauan Belitung sepuasnya.
Awalnya deg2an karena tidak terbayang route island hoping tersebut.

Tapi ternyata tiap pulau yang kami kunjungi cukup banyak dan tidak jauh, bilamana dirata2kan tiap kunjungan paling lama 10-15 menit.

Bagi yang pernah island hoping di Kho Pipi Islands Thailand, route tidak jauh beda.
Bedanya, jarak lebih pendek dan pulau lebih kecil-kecil bilamana dibandingkan dengan Monkey Island or Bond Island. Which means, more safe and suitable for family.

Pulau pertama adalah PULAU LENGKUAS.

Terkenal karena ada mercusar berumur 133 tahun, berdiri sejak 1882 jaman Belanda saat itu. Didepannya ada tempat minum2 kelapa muda dan bagi yang kuat boleh naik hingga paling atas.
Sekitar pulau pun banyak batuan besar sehingga para pengunjung lebih banyak berfoto.
Setelah Pulau Lengkuas, kami ke area snorkeling. Selain nyemplung di air yang dangkal dalam kedalaman hanya 4 meter, kami juga dapat memberi makan pada ikan.
Makanan ikan dapat dibeli di pelabuhan berupa biscuit seharga 10 ribu rupiah.
Saya anak laut. Tidak tahan tidak nyemplung.
Biasanya ada rasa was-was karena dalam atau tidak bisa melihat dasar. Tapi disini berbeda.
Apabila kamu bisa berenang, seperti saya tanpa alat snorkeling bisa menikmati indahnya laut Belitung. This is the main reason to visit Belitung. Lebih nyaman menggunakan alat sih memang toh harganya sewa tidak mahal juga.
Tampak ikan berdekatan kearah kapal dimana abang dan evan sedang “kasih makan fish!”
Setelah ini, kami mampir ke PULAU KEPAYANG. Tempat singgah yang tidak kalah menyenangkan. Karena disinilah kita MAKAN !
Disini ada tambahannya Rp. 15ribu per kepala hanya karena pegelola makanan berbeda tapi tidak menjadi masalah karena ibaratnya makan sebanyak itu dihargai Rp. 15 ribu per porsi.

Disana juga bisa tambah menu sate bilamana kepengen. Minuman hanya ada air putih masak dan teh.

Disini saya sarankan untuk membawa turun semua barang2 baik peralatan berenang dan bekal minuman. Karena setelah makan, pantai pulau kepayang cukup menghanyutkan para pengunjung untuk bermain.

Ga mau pindah…

Evan ga mau pulang ! Hehehehe. Berikutnya, kembali kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Batu Berlayar.
Dan Pulau Batu Garuda.
Indahnya bukan main. Last stop semestinya kami dapat bermain di Pulau Pasir yang katanya hanya tampak pasir putih tanpa batu atau lainnya. Sayangnya, saat itu lagi Pulau Pasir tidak muncul karena air pasang, bulan-bulan ini surutnya malam hari di Belitung ini.
Berikutnya, menikmati Mie Atep dan hari terakhir disini.
Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

you will face many defeats

I just resign from the best job ever.(IMHO)
Not because i could not do it.
But the condition of the place was no longer suitable for my well being.
I was defeated by situation.
But life is a journey.
This means my journey at that place has reach a limit.
Of course if there are anyway that could change the situation, believe me i have tried. everything.
In life, there are highs and lows.
Stopping at one stage in life means starting a new journey.
So what at one point in life defeats you.
If you stop now, you stop your journey.
And then it becomes none.
I’ve read so many stories about famous and incredible people.
At some point, everybody feels defeated.
Many times.
So what.
Look what happen to Meryl Streep.
and now look at yourself. 🙂