Home Made by Tyas Handayani

Sebuah usaha jualan karya buatan sendiri. Mencoba berjualan dari rumah di masa global pandemi Corona Virus saat dimulai social distancing.

Terinspirasi dari teman-teman di media sosial. Bermula dari mencoba, berbagi pada keluarga dan kerabat terdekat lalu coba menawarkan ke teman-teman di social media.

Satu persatu akan saya tawarkan disini. Dimana setiap penawaran ada halaman khusus untuk informasi lebih lengkapnya.

  1. Home made Apple Crumble

2. Home made Masker

Bila berminat silahkan klik pada tulisan nama barang atau gambar.

Untuk pesan, silahkan DM ke IG @tyas.hw atau WA ke +62818811474

Home Made Masker by Tyas Handayani

Hallo !

Silahkan dilihat, silahkan dipilih.

MODEL A – DEWASA 2 LAPIS KAIN BIASA @RP. 25.000,-

MODEL A – DEWASA 2 LAPIS, LAPISAN DALAM HANDUK @RP. 30.000,-

MODEL A – ANAK 2 LAPISAN KAIN BIASA @RP. 25.000,-

MODEL A – ANAK 2 LAPIS, LAPISAN DALAM HANDUK @RP. 30.000,-

MODEL B – DEWASA 2 LAPISAN KAIN BIASA @RP. 25.000,-

MODEL B – DEWASA 2 LAPISAN, LAPISAN DALAM HANDUK @RP. 30.000,-

3 ukuran, Large, Medium & Small

Bagi yang berminat, silahkan perhatikan beberapa petunjuk berikut ini ya.

  • Made-by-order
  • Minimal order 3 masker per pemesanan
  • Pilihan warna dan bahan sesuai yang tersedia saat pemesanan.
  • Bagi yang memilih dengan lapisan handuk untuk sisi dalam, cocok bagi yang menggunakan seharian atau untuk berolahraga.
  • Model A dapat digunakan pada kedua sisi.
  • Model A hanya ada ukuran L untuk dewasa dan S untuk anak
  • Model B ukuran L & M untuk dewasa dan S untuk anak
  • Harga diluar ongkir, pengiriman dari Bintaro Jaya sektor 9
  • Proses pembuatan akan memakan waktu sekitar 2 hari kerja setelah order di proses.
  • Terbuka bagi yang mau titip jahit dengan bahan sendiri, mohon di cuci sebelum pengiriman, minimal 10 piece. @Rp.15.000,-
  • Masker-masker berbahan kain ini bisa diapatkan dengan harga sesuai dengan ukuran dewasa atau anak :
  1. Ukuran Large untuk dewasa.
  2. Ukuran Medium untuk dewasa atau teenager
  3. Ukuran Small untuk anak

Untuk pesan, silahkan daftarkan data pemesanan antara lain :

  • Nama
  • Alamat
  • No Telp yang aktif :
  • Order model dengan ukuran dan kuantitas :
  • Model kuping pisah atau gabung silang
  • Pilihan kurir: Gosend, JNE atau pick up sendiri
  • Lalu silahkan DM ke IG @tyas.hw atau WA ke +62818811474

Ditunggu ordernya ya !

View this post on Instagram

Temuan kedua selama Social distancing adalah berkreasi. . Mencoba jahit masker kain. . Mencoba segala macam pola dan versi dari berbagai video YouTube dengan beragam macam bahasa hehehheh. Eh malah menemukan pola yang paling enak dari negara sendiri @sukkhacitta 👍🏻🙏🏻 https://www.sukkhacitta.com/blogs/journal/diy-face-mask . Thank you so much for #SharingSukkhaCitta & being so generous🙏🏻❤️ you’ve certainly #maderight . Mencoba , perbaiki dan berkreasi. Berawal belajar dari sisa bahan sampe baju bekas, lalu memilih jenis karet yang nyaman, trus lanjut berkreasi dengan lapisan bahan handuk cocok bagi yang menggunakan masker seharian, senang berolahraga atau bagi si kecil. Juga mencari alternative bahan tebal lapisan yang aman dan nyaman. . Sekarang Orangtua, keluarga dan kesayangan terdekat udah aman kubuatkan. Minimal ikut mengurangi pembelian disposable masker deh. . A small contribution in my own small way. . Ada yang mau ? Atau punya baju bekas mau titip jahit ? Swipe untuk melihat yang ready stock ya. . #maskeruntuksemua #maskerkain

A post shared by Tyas Handayani (@tyas.hw) on

Pilihan masker kain scuba dengan motif batik mega mendung, click disini.

We are all makers

Suatu hari saya mendapatkan text kiriman via whatsapp group atas sesuatu penawaran untuk talent iklan anak-anak.

Awalnya saya hanya sempatkan untuk melihat saja. Tapi kemudian ada yang memberi komentar dan berkeluh sehingga saya asumsikan mungkin dia bekerja di production house.

Keluhannya kurang lebih mengatakan bahwa saat ini sulit sekali untuk mengajak casting ataupun shooting karena jaman new normal ini.

Ditambahkan kemudian olehnya bahwa beberapa talent berikan aturan kalau sampai mereka terpapar (virus corona) maka Production House harus tanggung jawab. Sementara Production House semua sekarang harus mengikuti SOP yang berlaku, akibatnya semua crew dan talent harus ikut test (rapid atau swab) dan selama shooting harus stand by team medis dan ambulance. Dan terakhir dikatakan bahwa beliau sebagai Production House berkeberatan untuk mengikuti peraturan talent-talent tersebut.

Bagaimana teman-teman ? Sungguh banyak yang dapat kita bahas dalam kontex diatas ya.

Pertama saya harus katakan bahwa memang tidak mudah untuk melakukan perubahan di jaman global pandemi ini. Sangat challenging memang.

Kita semua dipaksakan untuk terbuka beradaptasi, dan  memaksakan diri untuk belajar dalam waktu yang cepat dalam segala aspek kehidupan. Terutama dampak digitalisasi di semua aspek kehidupan.

Agar dapat bertahan di rumah, mulai membantu anak-anak kita untuk dapat bersekolah di rumah, kita pun diharuskan bekerja di rumah dan beribadah di rumah. Semua demi keselamatan dan kesehatan kita semua. Beradaptasi memang tidak mudah.

Tapi hidup itu berproses, saya rasa.

Setiap langkah yang kita jalankan kedepan tidak tertutup mata, hati, dan telinga atas apa yang terjadi di sekitar kita.

Karena itu kita perlu saling bantu. Membantu dalam memberi contoh atau pun berbagi informasi yang dirasa dapat membantu teman dan yang terdekat dengan kita. Berbagi cara agar yang merasa kesulitan dapat terinspirasi dan memiliki harapan.

We all are a work in progress.

Melalui tulisan ini tidak semua permasalahan dapat terpecahkan memang. But it’s a start. And I hope you would see the intention here. To encourage the discourage. To root for each other with hope to see them grow.

Sebelumnya saya perlu katakan bahwa dunia periklanan merupakan dunia yang tidak asing bagi saya. Saya pernah cukup lama bekerja di beberapa agency multinational diawal saya mengawali karir. Juga akhir-akhir ini saya pernah beberapa kali mendapatkan penawaran untuk anak saya sehingga proses dan hingga perubahan cara melakukan casting pun pernah saya alami. Pengalaman saya, biasanya talent agency atau casting manager berikan semacam brief tertulis yang jelas bagi calon kandidat untuk melakukan foto dan video shoot sendiri cukup dengan kamera di HP lalu mengirimkannya melalui whatsapp.

Apakah itu frame landscape atau portrait, jenis angle, wardrbobe, kata-kata untuk diucapkan dalam video perkenalan dan lain sebagainya. Casting masa kini. Hassle Free.

Dalam hal production iklan atau video clip ada 2 contoh yang mungkin dapat menjadi pemicu ide-ide baru bermunculan di dunia kreatif. Karena memang, harapannya memang demikian.

Pertama sebuah video clip dari NOAH dengan pesan besar yang ingin disampaikan di jaman new normal ini.  Dikatakan dalam pembuka video tersebut :

Semenjak Maret 2020, kegiatan terhenti sementara karena pandemi. Karya ini merupakan sebuah saksi bahwa kreatifitas tetap hidup disini. Video ini adalah hasil kolaborasi syuting dilakukan di rumah masing-masing, di Jakarta dan Bandung. Diarahkan secara online. Directed and edited by Upie Guava.

Kebetulan juga ada behind the scene yang dapat disimak bagaimana prosesnya. Dijelaskan langsung oleh sutradara Upie Guava dan testimonial dari masing-masing bintang video clip tersebut.

Contoh kedua ditunjukkan oleh Pandji Pragiwaksono di youtube channel-nya atas pengalamannya menjadi bintang iklan untuk vitamin Oronamin C. Iklan ini dibuat belum lama, saat tengah bulan Ramadhan yang lalu ditengah pandemi quartal pertama tahun 2020.

Dapat disaksikan bagaimana PH atau production house melakukan shooting berbatas dengan pagar. Juga saat melakukan shooting melalui peralatan shooting dipasang sendiri oleh Pandji dengan pantauan melalui zoom untuk arahan dari producer, sutradara juga director of photography.

Dimana ada kemauan pasti ada jalan. Sebuah sikap yang selalu harus ada sepanjang jaman. Apapun keadaannya.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Home Made Apple Crumble buatan Tyas Handayani

Caramelised apple with crunchy crumble combination flavour of ginger and coconut. Filled with cinnamon, oatmeal, cheese and condensed milk.

Cocok untuk sarapan teman minum teh atau kopi.

Dapat dijadikan dessert ditemani ice cream vanilla yang menyegarkan.

Tanpa bahan pengawet & dijamin halal.

Tahan hingga 7 hari setelah tanggal pembuatan.

Pilihan ukuran :

  • NORMAL SIZE

Diameter 18cm, tinggi 4 cm.

Harga Rp. 125.000,-

  • SMALL SIZE

Panjang x Lebar x Tebal = 13 x 8 x 3 cm

Tiap paket isi 5 box kecil

Harga Rp. 125.000

*Berlaku keliapatan 5

  • BIG SIZE 

Kotak 20 x 20 cm.

Harga Rp. 145.000,-

Syarat dan ketentuan :

  • Pemesanan hanya melalui whatsapp.
  • Buka PO hari sabtu tiap minggunya dan tutup pada hari minggu jam 12 siang untuk pengiriman minggu depannya .
  • Sewaktu-waktu kami membuka pesanan mendadak tapi mohon kerjasamanya dalam waktu pengirman silahkan konfirmasi melalui whatsapp.
  • Pesanan diantar setelah konfirmasi pembayaran diterima.
  • Pengiriman dari Bintaro Jaya Sektor 9, Tangerang Selatan.
  • Bagi pembelian reseller berlanggan akan kami berikan unbranded price.

Order by WhatsApp +62818811474

Untuk pesan, silahkan DM ke IG @tyas.hw atau WA ke +62818811474

View this post on Instagram

Ketiga. . Masih dalam rangka penemuan selama #socialdistancing #dirumahaja adalah mencoba berjualan dari rumah atau kita sebutkan home made. . Bermula dari mencoba membuat sendiri salah satu makanan favorite, lalu terus mencoba dan memperbaiki diri. Pastinya juga bertanya pada yang jago masak (namanya meyong heheh). . Karena aku seneng berbagi tiba2 suatu waktu ada yang pesen. Kalo bukan gara2 ada yang mesen mungkin ga akan percaya diri kali. That imposter syndrome is always seems to be right around the corner😉 . And that’s what I call women empower women👍🏻👍🏻 so thank you ladies 🙏🏻 . Apple Crumble home made by me. . Enak buat temen berbuka apalagi kalau pake ice cream. 😋 . Mau coba ? . #applecrumblebintaro #bintarofoodies #bintarohomemade

A post shared by Tyas Handayani (@tyas.hw) on

Update : Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi COVID-19

Halo teman belajar bersama,

Berikut informasi baru dari Kemendikbud RI, Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) yang di bagikan pada hari Senin, 15 Juni 2020 pada pukul 16.30 WIB melalui siaran langsung di Kanal resmi YouTube Kemendikbud RI.

Untuk keperluan Teman Belajar Bersama, saya coba menangkap esensi yang dirasa penting terutama dalam keadaan ini.

Saat saya bagikan informasi ini pertama kali adalah bahwa kita telah melewati masa #dirumahaja karena keadaan pandemi covid-19 pemerintah telah meminta kita semua untuk bekerja, bersekolah dan beribadah di rumah saja.

Dan saat ini, pembelajaran pendidikan ajaran tahun 2019/2020 baru saja selesai. Kita memasuki masa liburan tapi sekaligus mau tidak mau berharap cemas akan tahun ajaran baru 2020/2021.

Virus Corona dan Covid-19 masih belum dapat dikatakan aman, belum ada vaksin yang tersedia dan sebagian besar dari beberapa daerah di Indonesia masih dalam keadaan zona merah.

Untuk itu menurut saya penting saya bagikan beberapa pokok penting sebagai catatan #temanbelajarbersama bilamana ingin jadikan pedoman.

Silahkan.

Pokok Pertama.

Tahun ajaran baru tetapi dimulai pada bulan Juli 2020.

Bagi sekolah atau institusi pendidikan yang berada di zona merah dilarang untuk melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah dan tetap melanjutkan untuk Belajar dari Rumah (BDR).

Status gambar per 15 juli 2020. Acuan bagi teman bintaro, bsd dan sekitarnya silahkan update melalui https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/

Pokok kedua.

Ada beberapa proses pengambilan keputusan untuk dapat mulai proses pembalajaran tatap muka. Apakah daerah sekolah masuk zona hijau ? Apakah mendapat izin dari Pemda setempat ? Apakah sekolah telah diperiksa dan siap pembelajaran tatap muka ? Dan apakah orangtua murid setuju untuk pembelajaran tatap muka. Keempat tahapan tersebut harus dilewati dan dipenuhi.

Pokok ketiga.

Dalam memulai tahap pembelajaran tatap muka ada protocol kesehatan yang dilakukan secara bertahap dan dalam waktu yang saling bersinambungan. Apabila ada kasus atau risiko level daerah berubah naik maka diwajibkan untuk ditutup kembali.

Pokok keempat.

Pertanyaan yang sering ditanyakan dirangkum adalah 3 pertanyaan utama yang jawabannya sebagai berikut.

  1. Orangtua tetap memiliki otoritas utama bagi keselamatan dan kesehatan anak sehingga bilamana orangtua memilih untuk bersekolah dari rumah maka diperkenankan oleh Kemendikbud.
  2. Biaya ada dan merupakan biaya yang diambil dari dana BOS (dana bantuan operasional sekolah)
  3. Sesuai dengan prosedur yang telah di tetapkan diatas, melalui Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) dan juga pada akhirnya keputusan orangtua murid masing-masing.

Update : Simak video cara belajar kebiasaan baru sesuai warna zona

Untuk informasi terbaru dari Kemendibud, dapat mengikuti beberapa jalur digital berikut ini :

  • Laman: kemdikbud.go.id
  • Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
  • Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
  • Facebook: fb.com/kemdikbud.ri
  • Youtube: KEMENDIKBUD RI

Semoga dapat menjadi manfaat. Selamat menikmati libur sekolah, tetap aman, sehat dan bersama yang tersayang.

Sampai ketemu di topik #TemanBelajarBersama lainnya.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com