Melbourne Family Trip, Day 1

#TyasFamilyTrip 

Day 1, Thursday 4 Feb 2016 
Arrival at Melbourne. 

Perjalanan dari Jakarta menuju Melbourne memerlukan waktu yang cukup lama hingga 6 jam.
Itu juga yang membuat kami memutuskan untuk mengambil flight malam (22.40 WIB) sehingga tiba di Melbourne pagi jam 9.

Kami menggunakan Garuda Indonesia karena one way berhubung bawa anak kecil dan travelling quite heavy sehingga repot kalo pake transit.

Sesampai di bandara Melbourne karena telah di brief sebelumnya, kami siap dengan masuk kamar kecil terlebih dahulu dan keperluan nyemil evan. Berhubung imigrasi Melbourne cukup ketat dan ramai.

Tips. 

  • Imigrasi Australia sangat ketat atas aturan tidak boleh membawa cairan atau daging dan lain sebagainya sehingga disarankan untuk claim terlebih dahulu pada baggage claim formulir yang di berikan saat di pesawat. Asalkan alasannya kuat, pihak imigrasi akan bisa mengerti.
  • Dalam hal liquid yang dibawa dalam tas cabin, siapkan semuanya dalam botol dengan maximal ukuran tidak lebih dari 50ml. Atau bila botolnya sudah kecil dan terpakai tidak jadi masalah.
  • Saat diwawancara setelah proses administrasi imigrasi (cap) secara prosedur mereka akan tanya ulang melihat claim form yang kita tulis.
  • Dalam hal cairan, saya katakan “betul membawa, 1st aid kit medicine for my child also vitamins. As for diary are my son’s milk.” Dengan alasan, “my son only wants to drink that”
  • Dalam hal food, saya kira 1 porsi nugget masih diperbolehkan, karena saya siapkan untuk sarapan setiba kami di Melbourne, nice try, niatnya buat anak, tapi tetap diambil karena rules are rules. And rules are there for a reason. 

Sesampainya kami diluar, tersedia Information Center yang juga membantu menyediakan penjualan sim card. Vodafone adalah rekomendasi dari Vesta.

Suami saya seorang gadget freak jadi he was so prepared and bought this before we came to Melbourne. He bought this from Ace Hardwear di Jakarta.

Setelah itu, kami langsung mendapatkan taxi tepat didepan pintu gerbang keluar bandara. Off we go to Citadines.

Karena kami tiba pagi, tentunya kamar kami baru siap diatas jam 12, skitar jam 1 atau 2 siang. Tapi tidak perlu khawatir, mereka menyediakan fasilitas bagi yang mau freshen up, mandi dan ganti baju bilamana diperlukan di lantai 1 daerah dekat Gym dan Swimming Pool hotel.

Persis bersebelahan dengan hotel ada coffee shop kecil yang menjual makanan sehat, sambil ngasih makan evan, kami pun mencoba apa yang tersedia.

Akhirnya kamar kami siap dan evan langsung nyaman beristirahat sebentar.

This is our view,not bad huh ?

Karena hari pertama, walaupun waktu kami cukup banyak, tapi tugas kami hari itu adalah belajar beradaptasi. Terutama bagi keluarga dengan anak kecil, pastinya akan sedikit tambah effort.

Setelah semua nyaman, sekitar jam 2an kami mencoba untuk jalan namun sebelumnya kami membeli myKi card untuk keperluan transportasi tram melalui seven eleven yang dekat dengan hotel kami.

Juga tidak lupa mendapatkan map kota Melbourne dari receptionist hotel. Kami beli yang weekly karena lebih murah tanpa perlu beli atau mencari tiket setiap kali mau naik.

Setelah mencapai Bourke Street, we stroll along the road dan berjalan menuju Federation Square. Evan tentunya kelelahan, sehingga sangat cranky untuk jalan maunya di gendong. Satu hal yang kami sesalkan adalah tidak membawa stroller.

Udara pada hari tersebut cukup sunny namun banyak angin and the temperatur 16 degrees sehingga agak dingin bagi kami yang terbiasa dengan udara Jakarta.

Saat mencapai St Paul’s Cathedral, Evan bobo sehingga kami berhenti dan duduk beristirahat di daerah situ.

 

So the plan for day 1: Thursday 4 Feb 2016 after arriving at Melbourne Airport, visit
  • Bourke Street 
  • Federation Square

These are some pics that we captured.

At the corner of Federation Square, Flinders Station.
Stasiun pusat Melbourne baik train maupun MRT dan juga transportaion menuju airport.
Federation Square,

 

 


St Paul Cathedral in front of Federation Square,

 

Setelah beristirahat sebentar, kami memutuskan untuk kembali ke hotel agar evan bisa beristirahat dengan nyaman dan juga mempersiapkan untuk hari berikutnya yang cukup jauh dan panjang. Kami berjalan pelan-pelan dengan modal map dari hotel dan Google Map, kami menemukan jalanan unique at Hosier and Rutledge Lane, opposite Federation Square.

 

Selain grafiti, banyak sekali di beberapa titik jalanan ada street performance. Local artist dan juga outsider.

Yes, this is definitely artsy and youthful.
Gimana, sudah mirip fashion blogger belum ? 🙂

Light Camel Coat by @CottonInk – Shoes by @Zara – Backpack by @ouvalresearch

Pelajaran hari 1 ? Jet lagging.
Di Melbourne, malamnya telat. Jam 7 malam masih seperti sore, bagi anak-anak masih terasa belum waktunya tidur.
Lagian jam 7 malam di Melbourne sama dengan sore hari di Jakarta.
So, siap-siap ya 🙂

Next, Day 2.
Lets go to the Zoo , mama ! *kata Evan*

Bagi yang terlewat mengenai planning a family trip to Melbourne, silahkan baca disini.

Bagi teman-teman yang mau nyimak vlog trip kami mulai dari hari berangkat hingga pulang, kebetulan suami saya capture melalui vlogissimo.
Selamat menikmati 🙂

Day 1, Berangkat.

Day 1, Bourke Street.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s