Jewel Changi Singapore

#KeluargaBangwin loves to go family trips.

Blogpost kali ini dibuat karena banyak yang minat dan bertanya mengenai Jewel Changi, Singapore Airport.

Just to share what we experienced. Hopefully share a few tips along the way.

Bersambung dari kunjungan kami ke Legoland Johor, Malaysia blogpost review. We decide right from the start, as we plan, to make the most out of it.

Jadi, Bangwin, saat bareng membuat rencana family trip kali ini, mensisipkan dalam itinerary pengalaman ke Jewel Changi. Kami sengaja mengambil pesawat yang malam, kepulangan 19.30 PM Singapore Time. So the plan was,

  • Check out early, 10.30 AM
  • Online Boarding.
  • Arrive at Changi around 11-ish.
  • Check in our luggage at the designated terminal.
  • Then after everything is set, we all go by shuttle to Jewel Changi.

Although there will never be enough time for everything but enough to have a good time experiencing Jewel Changi. Enough to say WOW so many times and all together. Just us three, #keluargaBangwin.

Pengalaman kami dapat jadi masukan bagi teman-teman keluarga yang ingin berkunjung bersama anak dan kakek neneknya

  1. How to get to Jewel Changi

Jewel Changi berada di dalam area bandara namun di luar terminal-terminal airport Changi. Saling terkoneksi. Dan bagi yang seperti kami, mampir dulu ke terminal kami untuk masukkan koper dan bawaan terlebih dahulu, dapat menggunakan shuttle bus yang tersedia every 10 minutes, if not mistaken. Lihat ke screen saat tiba di area tunggu, akan tersedia informasi berapa menit lagi bis tiba dan informasikan saat bis tiba di lobby.

Untuk arah tujuan, be sure to follow each instructions and pathway on your way to Jewel.

  1. Baby Stroller and Wheel Chair

You can always find on every lobby entrance ,baby stroller and wheel chair for your love ones. Jadi bagi yang akan memasukkan stroller ke dalam luggage pesawat, tidak perlu khawatir. Juga bagi nenek dan kakek yang bersemangat ikut tapi cepet capek, no worries, ada kok.

Kalo memang lagi habis pastikan bertanya ke petugas di bandara. They should have the curtesy to help out. Jewel Changi memang bertujuan sebagai main attraction tamu manca negara. So the goal is to allure you to Jewel !

Selanjutnya, ada apa disana ?

Pada dasarnya, Jewel itu adalah sebuah mall with a huge water fall in the center as their main attraction. It is incredible. It really is.

Kalo boleh saya sarankan, sebenarnya tidak perlu mengambil angle foto pada setiap level atau lantai. Untuk menghemat waktu, cukup 3 level saja. Kita mulai dari level paling bawah then guide your way to the top. OK !

  1. Level Food Court – P2

Di level ini merupakan akhir dari kucuran air rain fall. Kita akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dari water fall yang ada di Shiseido Forest Valley. Kamipun menikmati makan siang disini dengan beragam pilihan selayaknya food court. But watch out for the stores di sekitar ya. Hahahahahhah.

  1. Level 1 entrance of Shiseido Forest Valley

Di level ini kamu bisa duduk-duduk dan menimati pancuran air secara langsung dan dekat. Sangking dekatnya, pada waktu-waktu tertentu, kamu akan terkena cipratan air rain fall.  So watch out !

  1. Level 5 on the top to experience Canopy area

Kalo sudah sampai di Jewel Changi memang sayang kalo tidak mendapatkan pengalaman di level paling atas. Ada beberapa pilihan explore jewel dapat disimak lengkapnya melalui website mereka https://www.jewelchangiairport.com/

Level paling atas adalah level dengan pengalaman paling exclusive. There’s a price for these valuable experience.

Setelah kami review pilihan yang ada dengan kecocokan kami #KeluargaBangwin akhirnya kami pilih untuk masuk ke Canopy Park dan menemani evan untuk bermain di Manulife Sky Nets – Bouncing.

Standard Rate atau bagi kita tamu negara asing, dikenakan SDG 8 berlaku bagi Adult/Child/Senior.

Khusus pilihan Manulife Sky Nets – Bouncing ticket includes admission to Canopy Park (antara lain Discovery Slides#, Foggy Bowls, Petal Garden, Topiary Walk). Jadi harga SGD 22 for Adult and SGD 16 for Child/Senior sudah termasuk masuk dalam Canopy Park. Karena tempat masuknya didalam canopy park.

Bagi yang akhirnya memutuskan belakangan dapat membeli tiket didalam Canopy Park melalui card debit/credit. Khusus cash dapat dilakukan di luar Canopy Park berdekatan dengan pintu masuk Canopy Park tersebut.

Tambahan temuan kami lainnya adalah,

  • beberapa penerbangan asing yang memberikan layanan check-in luggage di lantai-lantai tertentu bagi yang memerlukan. Tidak semua tapi ya. Silahkan check ke masing-masing airlines ya.
  • di setiap lantai temukan banyak area istirahat dengan berbagai macam konsep seru termasuk area bermain untuk anak. Semoga banyak waktu untuk teman-teman nikmati bersama keluarga :))

That’s it folks. Thank you for reading !

Be sure to read other stories from our family trip here.

See you again soon Jewel Changi Airport ! We really loved the experience.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Legoland Johor Malaysia

#keluargabangwin loves family trip.

Liburan kali ini adalah kunjungan kami ke Legoland Johor di Malaysia.

Legoland Malaysia has been the longest .. the most anticipated … travel destination bagi anak kami. Tidak peduli mau diajak kemana pun atau pernah diajak kemanapun, yang dia tanyakan selalu Legoland Malaysia.

Jadi Legoland Malaysia ini perlu di coret dulu nih sebelum kita mengkhayal kemana-mana. Anak kami baru berumur 7 tahun jadi kami rasa, untuk mengerti dan menikmati Legoland Johor sudah pas waktu rasanya.

Blogpost saya kali ini, adalah untuk mengangkat beberapa temuan kami yang mungkin akan membantu bagi teman-teman orangtua yang sedang merencanakan trip ke Legoland Malaysia. Mempersiapkan diri sebelum visiting Legoland Malaysia. Mudah-mudahan bisa membantu ya.

Sebelumnya kami pernah berkunjung ke Legoland di Tokyo. Mungkin dapat dibaca sebagai perbandingan. Karena paling dekat ke Indonesia, Legoland Johor bisa jadi langganan orang Indonesia kali ya.

Perbedaan yang significant pada Legoland Johor  adalah memiliki 2 tambahan hiburan. Water Park dan Sea Life.

Bagi yang belum mengikuti blog saya soal family trip, saya pernah menulis tentang bagaimana merencanakan liburan keluarga, dapat dibaca melalui link ini.   Atas pembelajaran itu kita mulai dari itinerary trip ini ya.

Legoland Malaysia 30 Sept – 3 Oct 2019

Day 1 – 30 Sept 2019

  • Depart CGK 06:55 am
  • Arrive Changi 09.50 am
  • Pick up by Legoland Malaysia Driver – Drive to Legoland Hotel
  • Check in at Legoland Hotel
  • Play at Legoland (theme park / water park / sea life)

Day 2 – 1 October 2019

  • Play at Legoland  (theme park / water park / sea life)
  • Check out Hotel Legoland
  • Drive to Singapore
  • Check in to Hotel at Singapore
  • Dinner with Pak Dilip

Day 3 – 2 October 2019

  • Breakfast
  • 9 AM depart to Universal Studio
  • Play at Universal Studio Singapore
  • Meet with Pamela

Day 4 – 3 October 2019

  • Breakfast
  • 10.30 Check out
  • Check in luggage at Terminal
  • Play at the Jewel Changi
  • Depart Sing 19:25
  • Arrive Jakarta 20:20

Itinerary quick family trip, no time to fool around, memang ambisius dan semua hanya bertujuan untuk memenuhi kenyamanan proses menuju Legoland Johor dan Universal Studio Singapore. Itu aja.

Ini tidak mungkin kita lakukan tentunya bilamana adalah trip pertama kali ke negara tersebut. Saya selalu menyarankan, bilamana family trip ke negara yang belum pernah kamu kunjungi, expektasi harus dibuka lebar-lebar alias no need to expect the ideal. Karena Singapore dan Malaysia sudah tidak asing lagi bagi kami maka, rencana family trip kali ini lebih mudah untuk dibayangkan jadinya. Itu yang penting kan, expektasi.

Point penting. Tentunya saat merencanakan setiap trip, yang perlu di manage adalah ekspektasi masing-masing anggota yang ikut dalam family trip ini. Ya orangtua, ya anaknya. Tentunya bukan hanya melulu soal budget. Tapi proses selama kita berlibur dan kunjungan ke Legoland Malaysia. Pilihan terbaik, bagaimana caranya, apa yang dapat dilakukan agar semua berjalan lancar.

Berdasar atas pengalaman kami, kami angkat baik dan buruk yang kami rasakan selama di Legoland Malaysia. Apa yang perlu di ketahui sehingga dapat membantu persiapan selama kunjungan.

  1. Pilihan transportasi

Atas itinerary kami maka pilihan kami menuju Legoland Malaysia adalah melalui Singapore. Kamipun bertanya melalui teman-teman pada kebiasaannya mereka menyewa mobil dari Singapore PP dengan jadwal yang telah ditentukan. Harga kisaran mobil sebesar Hyundai atau Innova yang cukup angkut 6 penumpang dan koper besar-besar adalah sebesar 280 Singapore Dollar atau sekitar Rp. 2,8-an juta. Contact dapat dihubungi melalui Mr KY +60 10 577 5589.

Tapi kami akhirnya memilih untuk booking penjemputan langsung setiba kami di bandara Changi. Pas kebetulan rejeki, kami mendapatkan pesawat yang tiba di Singapore cukup pagi yaitu jam 9.50 AM Singapore Time. Dengan perhitungan sekitar 2 jam perjalanan ke Johor, pas waktunya kami dapat menunggu check in sembari makan siang. Perfect.

Soal perbedaan harga antara sewa private car diluar Legoland Johor dibanding sekalian melalui Legoland Johor sebenarnya tidak beda dalam harga. Sekali jalan saat penjemputan seharga Rp. 1.400.000,-. Comfy and hassle free. That is what you need when you’re in a family trip. Its the in between moments when you can just relax. We totally can relate !

Jemputan datang ontime. Dengan papan panggilan nama. Setelah mengikuti ke pintu lobby, kami diminta menunggu mobil di jemput.

Mobil cukup nyaman dan luas, dapat memenuhi tempat duduk 7 orang penuh belum termasuk tempat duduk supir. Mobil Hyundai Grand Storex, dapat mengisi luggage yang cukup besar. Maksudnya beberapa koper ukuran besar ya :))

Sampai di perbatasan, diharapkan untuk turun sebentar bagi petugas pabean untuk melakukan salah satu berikut ini, wawancara atau cap jempol atau keduanya. Sebentar kalo tidak mengantri. Hanya 5 menit tunggu.

Petugas cukup baik dan ramah. Kami sempat dibecandakan, saat supir kami ijin sebentar ke WC ada petugas pabean yang tiba-tiba masuk dan berkata “ so where should I drive you ? … just kidding !” Sekejap jantung kami loncat antara kaget dan bingung. Karena petugas tidak lama langsung burst into laughter, kamipun demikian. You’re funny mister. Really did not expect that.

Pilihan transportasi lainnya adalah bis.  Lebih murah tentunya dan tersedia setiap 30 menit berjalan PP Singapore – Johor – Singapore. Harga per seat hanya $Sing 6. Turun hotel lift silahkan menuju mall yang tersambung dibelakang Sea Life. Namanya Medini Mall, Causeway Bus tersedia pick up point di halter depan Medini Mall. Termasuk tempat pembelian ticket juga disitu.

Bagi yang bertempat tinggal di Singapore dan tidak menginap bisa menggunakan pilihan transportasi ini tapi bagi yang membawa koper akan sangat sulit meningkat pulang pergi akan selalu turun di pabean untuk interview dan cap jempol.

Tips. Jam macet weekdays dimulai jam 15.30 setiap harinya hingga malam hari. Jadi bagi yang mau kembali atau datang hindari jam tersebut ya. Manic traffic. Just is not worth it.

  1. Check in Check out.

Check-in 4:00pm, check-out 11:00am, late departures will be subject to a late fee.

Saat booking hotel mereka akan menawarkan untuk dapat membayar bilamana mau lebih early check in atau lebih telat check out.

Saya sarankan, tidak perlu. Pengalaman kami, pilihan menunggu di lobby beragam selain area theme park, sea life dan water park sangat berdekatan sehingga tidak memerlukan membayar untuk masuk kamar lebih cepat. Sesampai kita disana, silahkan check in ke receptionist, titipkan luggage pada tempatnya dan menikmati area disana.

Ada area bermain lego kecil tepat di lobby masuk. Ada area bermain lego besar soft lego dan ada game room. Restaurant dan café juga berdekatan area bermain sehingga orangtua dapat menghilangkan penat sementara anak-anak bermain seru. Parents can enjoy coffee while kids play and have a good time.

Kami mendapatkan kamar jam 15 sore, 1 jam lebih awal. Sebaliknya saat check out, kami diperbolehkan untuk check out maximal jam 13.30 siang. Lumayan. Ini kami dapatkan setelah breakfast sempatkan sejenak ke receptionist untuk bertanya-tanya santai.

This is the view from our room. Kingdom Theme, fit for a King indeed.

Jangan lupa treasure hunt, hadiahnya lumayan banget.

  1. Handuk untuk berenang.

Bagi yang mau berenang ke Water Park area, disana mereka tidak menyediakan handuk. Tapi, kita tidak perlu bawa handuk sendiri atau dari kamar. Tenang, solusinya ada. Silahkan ke lantai 5, area kolam renang hotel. Sebelum pintu keluar ke kolam renang disebelah kanan ada loket handuk. Tinggal daftar kamar, dan jumlah handuk yang akan dipinjam dan kembalikan langsung setelah berenang dari water park. Enak kan.

Bagi yang memerlukan penitipan ada loker berbayar yang sangat mudah penggunaannya. Pilihannya code locker hanya tanggal lahir dan warna kesukaan. Mudah untuk di ingat.

Kolam renang khusus baby dan toddler dengan sliding pillow yang empuk saat tiba di airnya. Pastikan menyenangkan dan aman bagi si kecil.

Pastikan dapat paket hemat kids meal dengan hadiah2 menarik buat si kecil.

  1. F&B murah.

Dibelakang Sea Life tersambung Medini Mall yang menyediakan KFC, starbucks dan mini supermarket bagi parents yang membutuhkan pilihan selain makanan dan minuman dari hotel. Enjoy. Tapi bagi yang selera Indonesia asli, jangan lupa bawa sambal atau kecap sendiri ya.. hihihihi. Nikmat.

Bagi yang makan di restaurant hotel, pastikan informasi food allergies dapat membantu si kecil sesuai keperluannya.

  1. Pilih dengan bijak.

Promo dan paket hemat sering diberikan dalam theme park semacam Legoland seperti ini. Sehingga stay alert untuk pilihan-pilihan yang lumayan hemat. Saat kami booking, kami mendapatkan pilihan beli BUY A 1-DAY TICKET, GET THE 2ND DAY FOR FREE. Buy 1-Day Combo (Theme Park, Water Park & SEA LIFE) and get the 2nd day Free.

Artinya,

  • Buy a 2-Day Combo ticket with 1-Day Combo ticket price.
  • 2-Day access to Theme Park, Water Park & SEA LIFE.
  • Present your e-ticket to skip the ticket queue

Mayan kan. Artinya, kita mau bolak balik berapa banyak atau mau random masuk keluar dalam keperluan apapun itu apakah itu bermain, check atau beli barang di toko atau foto bersama tokoh pada jam-jam tertentu, flexible dan tanpa batas.

Tips.

  • Tidak semua barang-barang dan merchandise yang dijual pada setiap toko sama dan tersedia satu sama lain. Tapi, jangan lupa discount card yang didapat setelah sikecil treasure hunt. Lumayan berguna untuk membeli merch di toko hotel.
  • Waktu yang enak untuk berkunjung menurut kami adalah saat mid break libur sekolah. Kebetulan kami berkunjung pada bulan akhir sept dan awal oct. Alhasil, area all the area parks tidak penuh, cukup lenggang dan menyenangkan.

Bilamana ada informasi yang belum tersedia selain dari FAQ merek, saran saya selalu email ke concierge atau booking bilamana ada pertanyaan atau kurang jelas mengenai salah satu kebutuhan teman-teman yang mau kesana. Tanggapan dan reply mereka cukup cepat kok, less then 12 hours selalu dijawab emailnya. Tanyakan sejelas-jelasnya. Yang penting kita merasa aman, tenang dan ready to enjoy on D-day.

Sekedar masukan bagi Legoland Malaysia, agar lebih memperhatikan kebersihan dan waktu membersihkan hotel. Saat kami check in ke kamar, terus terang saya dan suami menemukan tooth pick di karpet dan 1 tea bag yang telah di buka dalam pilihan tea yang disediakan di kamar. Dalam hal waktu kebersihan, berhubung this is supposedly a magical area for children, not to reduce the magical feeling, waktu-waktu vacuum mungkin dapat dilakukan saat anak-anak istirahat yaitu malam hari.

Pengalaman kami saat berkunjung ke Disneyland Japan, petugas kebersihan sangat rapih dan bersih tidak ada kesan jorok sebagai tukang sampah. Sangat menyenangkan untuk dilihat. Bagi petugas make up room, huge plastic bags putih sangat mengganggu berserakan dimana-mana sepanjang corridor saat kami masuk kamar, mungkin dapat belajar dari other theme fantasy hotel. I think it is important to maintain that fantasy if your positioned to be just like that.

Price, promos comes and goes, service always stays. Don’t you think ?

Hope these information helps. Thank you for reading. Thank you also to Legoland Johor, Malaysia. We had a wonderful time. See you next time :))

Hey, we’ve also made a video from us #KeluargaBangwin. Enjoy !

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Tips to visit

Belitung Family Trip #5

Tips to visit.

Ternyata banyak yang kepengen tau itinerary family trip kami ke Belitung. Sedikit banyak, semoga informasi ini dapat membantu ya :

Itenerary :

Day 1

11.30               arrived at H.A.S. Hanandjoeddin Airport

12:30               lunch at hotel

15:00               swimming at hotel

17:00               berkunjung ke tempat oleh2 sebelah hotel (recommended)

19:00               dinner at hotel

Day 2

07:30               breakfast at hotel

09:00               depart from hotel

10:00              Pantai Tanjung Tinggi (Laskar Pelangi)

12:30               back to hotel

13:00               lunch at hotel

14:30               start jalan2 around the Belitung

1st keliling kota

2nd Rumah Adat Belitung

3rd Danau Kaolin

4th KONG DJIE COFFEE

5th Galeri Oleh-Oleh

6th Rumah Makan Belitung

19:00               back to hotel

Day 3

07:30               breakfast at hotel

08:30               depart from hotel

09:00               depart from pelabuhan – island hoping

14:30               back to hotel

16:00              Mie Atep

17:00               Toko Kaos sebelah Mie Atep

Day 4

08:30               breakfast at hotel

11:00               depart to airport

What to expect :
  1. Sesampainya di Belitung, mampir ke mini market on the way to the hotel. Supermarket agak jarang didaerah hotel. Beli Aqua, camilan, dan lainnya bilamana diperlukan.
  2. BW Hotel adalah hotel yang terbaik di Belitung. Rate saya untuk hotel tersebut, kelas 3.
  3. Plus point, service sangat tanggap dan baik
  4. Minus point, AC tidak semua ruangan terasa. Mintalah AC segera dinyalakan saat persiapan masuk atau check in.
  5. Laundry hotel cukup handal dan cepat. Pagi masuk, sore sudah selesai dan siap diserahkan ke kamar.
  6. Tidak ada air bilasan yang bersih di Pantai Tanjung Tinggi. Bilamana diperlukan, gunakan Aqua sementara. Jarak dari dari pantai ke hotel tidak jauh.
  7. Do not expect many stores or tourist sites, the only reason to visit Belitung are the beaches and island hoping.

What to bring :

  1. Bila anak kamu tergolong sulit makan, bawa makanan sendiri (nugget, dll) untuk diminta masak di hotel.
  2. Under Water Camera. Recommended, Nikon CoolPIxAW110.
  3. Jangan lupa bersihkan dengan air aqua setelah bermain di air laut.
  4. Bawa peralatan berenang sendiri dan lengkap dengan handuk, tas besar, pelampung, dan lainnya.
  5. Saat island hoping, belanja aqua dan camilan minimal sebelum berangkat. Termasuk biscuit untuk makanan ikan. Jangan lupa sewa snorkeling, it will be worth it!
  6. Saat naik boat, siapkan dan bawa jacket hujan atau jaket bertutup kepala untuk anak karena speed yang tinggi air masuk ke dalam boat seperti terasa hujan.
  7. Beli tambahan aqua untuk bilasan bilamana diperlukan untuk anak setelah bermain di pantai,
  8. When travel to airport, wear sneakers. Saya kena paku saat berjalan mau naik pesawat. Untungnya hanya ketauan sebelum terkena telapak kaki.

Other than the above, you’re all good. Selamat bersenang-senang ya !

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Read also, Tokyo Family Trip series, here.

Read also, Melbourne Family Trip series, here.

Belitung Family Trip, Mie Atep

Belitung Family Trip #4

Hari Terakhir

Sekembalinya kami setelah island hoping, sudah sangat sore. Malam terakhir kami tidak lupa untuk menikmati the famous MIE ATEP. Segar dan manis, dengan porsi yang pas buat kita-kita perempuan. Buat para lelaki dianjurkan untuk pesan mangkok kedua.

Di hari kepulang kami, hari ke 4.
Nama bandara di pulang Belitung adalah Bandara H.A.S Hanandjoeddin.
Walaupun cukup sederhana dan kecil, tapi saat kepulangan tempat menunggu boarding cukup bersih dan nyaman. Tampak AC baru dan cukup sejuk memenuhi ruangan.

Terima kasih banyak Belitung. Kami puas dan sangat refresh menikmati liburan di pantai bersama keluarga.

So friends, as humble as the trip might seems to be, we did had so much fun.

Nineng and Atok tidak habis-habis menceritakan ulang pengalamannya di Belitung. Evan, apalagi 🙂

The fact is, Belitung is the safest option vacation for toddlers and grandparents :). Now, before you go, some tips on what to expect in Belitung, look here.

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Pantai Laskar Pelangi

Belitung Family Trip #1

Pantai Laskar Pelangi / Tanjung Tinggi Beach

Pada awalnya kami merencanakan a quick getaway trip to refresh ourselves from the crazy hectic city hustle and bussle, bersama Evan, anak kami berusia 3 tahun. Tapi kita juga kepengen dalam liburan kali ini ajak orangtua kami. Papanya Abang dan Ibunya saya.

So where to go where its safe for toddlers and very mature people ? 🙂

Setelah menimbang biaya, jarak dan tentunya pilihan tempat bermain di pantai yang aman, pilihan kami jatuh pada Belitung. 4days – 3nights.
Atok (sebut, kakek Bahasa Bangka) adalah ayah dari suami saya yang berumur 75 tahun. Sedangan ibu saya, nineng (sebut, nenek Bahasa pagaralam, SumSel) berumur 69 tahun saja.

LOL. 3 tahun, 75 tahun, 69 tahun. k-e-l-a-r.

Setelah survey pilihan hotel yang ada kami diberi saran oleh teman kami, swankytraveler / liburanlokal untuk menginap di hotel BW Suite Belitung (ex-Hotel Aston). Dan terus terang, saat itu, skitar bulan November 2015 baru ada Hotel paling dekat dengan pantai berkelas bintang 3. Jadilah kami berangkat !

Hari 1, Tiba di Hotel.

Kami berangkat dengan Garuda Indonesia dengan harga berkisar Rp. 500rb per seat. Rata-rata penerbangan saat low season seperti oktober-november berkisar seperti itu.

Setiba kami di Belitung, terlihat kotanya asri, bersih walaupun masih tampak apa adanya. Tidak ada mall, tapi bangunan tua terlihat diperbaiki untuk restorasi bentuk bangunannya. Walau tidak banyak, tapi kami sangat senang melihat kesadaran para pemiliki gedung atau rumah.

Sebagai perbandingan, Belitung keadaannya jauh dengan Bali dan lebih dekat ke Lombok. Tidak akan menemukan banyak toko dan hiburan. Very low key, apa adanya.

Saat siang tiba, yaitu waktunya jam makan kami tiba di Hotel BW Suite Belitung. Hotelnya cukup bersih, cukup menyenangkan. Kelas 3 based on my point of view.

Kami tiba pada jam makan siang, setiba kami di sana sambal menunggu kamar ready, kami lunch dulu di café hotel. Cukup lama kami makan sekitar hampir 1 jam.

Pada saat kami naik ke lantai kami menginap, areanya tidak ber AC atau minim AC. Pada saat kami masuk kedalam kamar, AC juga belum nyala sepertinya AC tidak central control sehingga cukup perlu beberapa waktu untuk mengademkan suasana hati.

Setelah selesai berberes, karena sudah cukup sore, kami mencoba mencari kesenangan di hotel, dengan BERENANG !

Pemandangan dari kolam renang langsung lautan lepas, bayangkan apabila tidak sedang musim kering pasti akan sangat bagus.
Saat ini tampak air sedang surut sehingga tidak terlihat laut tapi lebih banyak pasir dan bebatuan.
Hari ke 2, Main ke Pantai.
Bright and early. After breakfast kami langsung menuju Pantai LASKAR PELANGI. Dinamakan Tanjung Tinggi Beach.
Terkenal dengan banyaknya batu-batu alam besar sepanjang pantai pasir yang putih dan halus. Karena banyaknya batu-batu besar sekitar pantai maka air sangat tenang jauh dari ombak besar yang biasanya kita temui di pantai lepas.

Di area banyak tersedia air kelapa muda.

Its like having our own private beach ! Orang tua senang, karena bisa main air dengan tenang berpegang bebatuan dengan air yang cukup tenang. Aman-nya dapat, nyaman-nya juga dapat.

Sekitar area pantai banyak tersedia jualan minuman juga kepala muda ! ada juga warung-warung lokal menjual makanan ala kadarnya.

Rekomendasi saya, bring your own F&B plus handuk dan peralatan ke pantai seperlunya. Bisa saja seharian, tapi karena anak kami masih sangat muda sehingga mudah kecapekan. Jam 12 an kami pulang ke hotel. Tentunya evan sudah tertidur.

Sambung ke Rumah Adat Belitung dan Danau Kaolin, click ini.

Belitung Family Trip series, ready here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Rumah Adat dan Danau Kaolin

Belitung Family Trip #2

Rumah Adat Belitung dan Danau Kaolin

Selesai bermain di air, kami kembali ke hotel untuk makan siang sekaligus berbersih.

Tentunya, bagi Atok, Nineng dan Evan lumayan cukup menguras tenaga dan excitement mereka.
Tapi itu tidak lama ! Setelah selesai mandi, makan siang dan cukup istirahar, kami memutuskan untuk jalan keliling kota. Kota Belitung tidak besar, berkisar 4,833 km2.
Sehingga, cukup hanya sehari bila mau jalan-jalan menyusuri dan mempelajari isi pulau Belitung. Kurang lebih sekitar jam 3 kurang kami berkeliling melihat-lihat disekitar hotel kami. Jarak tidak lebih dari 15-30menit kami berkunjung dari satu tempat ke tempat lainnya.
Tidak sangka dalam waktu yang sangat singkat, kami mampu menghampiri beberapa tempat yang seru seru.

Pertama, RUMAH ADAT BELITUNG

Sangat kebetulan sekali tumah adat sedang dijadikan lokasi shooting untuk perhelatan lamaran lengkap dengan penari dan calon pengantin juga saling berpantun.
Didalamnya rumah terbagi atas 2 bagian. Khusus dapur dan ruang makan dan ruang depan yang menjadi area show case baju traditional Belitung, foto-foto jaman Belanda.
Selayaknya rumah melayu Sumatra bentuk bangunan panggung menjadi ciri khasnya.
kami pun tidak lupa foto bareng dengan para penarinya 🙂
Berikutnya, sebelum kami melanjutkan ke tempat berikutnya, kami mampir ke DANAU KAOLIN.
Danau ini adalah danau buatan yang terbentuk karena galian kaolin. Terlihat air yang sangat biru dengan tanah liat kaolin disekitarnya.
Didepan danau, tampak hasil pasir kaolin yang sedang dipisahkan dengan hasil akhir.
Katanya, kalo belum pegang pasir kaolin, belum berkunjung ke Belitung 🙂
Bagi yang tidak mengetahui kaolin itu apa, adalah bahan dasar pembuatan barang-barang ceramic. Selain timah, Belitung juga dikenal sebagai pulai penghasil kaolin. Cantik sekali memang.
Setelahnya, sore-sore seperti ini enaknya ngopi. Kami pun mampir di kopi khas Belitung, KONG DJIE COFFEE. Saya peminum kopi. Tapi bukan asli kopi. Saya coba kopi campur susu.
Rasanya, enaaaaaaaaaaaaaak sekali nikmat. Rasanya mirip ovaltine dengan rasa kopi.
Harus dicoba bagi yang mau berkunjung kesini.
Nah hari itu kami berakhir dengan santapan makan malam khas Belitung di RUMAH MAKAN BELITUNG.
Kami per 4 dengan tambahan 1 supir/tourguide, total Rp. 145,500 saja !

Puas jalan, Makan nikmat, hati tenang. Good nite !

Berikutnya, Belitung Island Hoping, click here to enjoy.

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Island Hoping

Belitung Family Trip #3

BELITUNG ISLAND HOPING !

Dari hotel kami diantar oleh mobil hotel ke pantai terus terang saya lupa namanya. Dengan hanya paket Rp. 500ribu kami dapat keliling kepulauan Belitung sepuasnya.
Awalnya deg2an karena tidak terbayang route island hoping tersebut.

Tapi ternyata tiap pulau yang kami kunjungi cukup banyak dan tidak jauh, bilamana dirata2kan tiap kunjungan paling lama 10-15 menit.

Bagi yang pernah island hoping di Kho Pipi Islands Thailand, route tidak jauh beda.
Bedanya, jarak lebih pendek dan pulau lebih kecil-kecil bilamana dibandingkan dengan Monkey Island or Bond Island. Which means, more safe and suitable for family.

Pulau pertama adalah PULAU LENGKUAS.

Terkenal karena ada mercusar berumur 133 tahun, berdiri sejak 1882 jaman Belanda saat itu. Didepannya ada tempat minum2 kelapa muda dan bagi yang kuat boleh naik hingga paling atas.
Sekitar pulau pun banyak batuan besar sehingga para pengunjung lebih banyak berfoto.
Setelah Pulau Lengkuas, kami ke area snorkeling. Selain nyemplung di air yang dangkal dalam kedalaman hanya 4 meter, kami juga dapat memberi makan pada ikan.
Makanan ikan dapat dibeli di pelabuhan berupa biscuit seharga 10 ribu rupiah.
Saya anak laut. Tidak tahan tidak nyemplung.
Biasanya ada rasa was-was karena dalam atau tidak bisa melihat dasar. Tapi disini berbeda.
Apabila kamu bisa berenang, seperti saya tanpa alat snorkeling bisa menikmati indahnya laut Belitung. This is the main reason to visit Belitung. Lebih nyaman menggunakan alat sih memang toh harganya sewa tidak mahal juga.
Tampak ikan berdekatan kearah kapal dimana abang dan evan sedang “kasih makan fish!”
Setelah ini, kami mampir ke PULAU KEPAYANG. Tempat singgah yang tidak kalah menyenangkan. Karena disinilah kita MAKAN !
Disini ada tambahannya Rp. 15ribu per kepala hanya karena pegelola makanan berbeda tapi tidak menjadi masalah karena ibaratnya makan sebanyak itu dihargai Rp. 15 ribu per porsi.

Disana juga bisa tambah menu sate bilamana kepengen. Minuman hanya ada air putih masak dan teh.

Disini saya sarankan untuk membawa turun semua barang2 baik peralatan berenang dan bekal minuman. Karena setelah makan, pantai pulau kepayang cukup menghanyutkan para pengunjung untuk bermain.

Ga mau pindah…

Evan ga mau pulang ! Hehehehe. Berikutnya, kembali kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Batu Berlayar.
Dan Pulau Batu Garuda.
Indahnya bukan main. Last stop semestinya kami dapat bermain di Pulau Pasir yang katanya hanya tampak pasir putih tanpa batu atau lainnya. Sayangnya, saat itu lagi Pulau Pasir tidak muncul karena air pasang, bulan-bulan ini surutnya malam hari di Belitung ini.
Berikutnya, menikmati Mie Atep dan hari terakhir disini.
Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com