Perception is key

Perception is key.

Pelajaran menarik di pagi hari nan cerah ini.

Sebuah situs digital agency di hack dengan 2 bahasa menceritakan kekesalan seseorang terhadap pemimpinnya dibanding dengan keseharian kesibukan anak buahnya.

Pada akhirnya memang buah persepsi tidak bisa hilang dari siapa diri kita sebenarnya.

Nama kita, social media kita bercerita tentang diri kita.

Mungkin ada kalanya dengan berbagai peran yang kita miliki sering dilupakan.
Bahwa sebagai individual saya represent istri atau suami saya.

Saya mewakili nama baik keluarga saya.

Saya mewakili kantor saya.

Saya adalah hasil dari passion saya.

Social media adalah alat paling mudah dan murah untuk berbagi info tentang apa yang kita lakukan dalam sehariannya.

Memilih bahan untuk dicerita tentunya hak dan kesukaan milik yang punya kanal.

Tapi bagaimana orang melihat dan memandang kita tentunya kita tidak punya kuasa.

Sayangnya, persepsi orang sering terbangun hanya karena satu sisi potret yang kita bagi dalam kehidupan yang ramai ini.

Setuju atau tidak, bagi saya offline dan online harusnya sama.

Karena menurut saya, hanya konsistensi apa yang kita lakukan baik di offline dan online yang akan membangun persepsi orang tentang kita.

Our name, our brand.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s