Belitung Family Trip, Rumah Adat dan Danau Kaolin

Belitung Family Trip #2

Rumah Adat Belitung dan Danau Kaolin

Selesai bermain di air, kami kembali ke hotel untuk makan siang sekaligus berbersih.

Tentunya, bagi Atok, Nineng dan Evan lumayan cukup menguras tenaga dan excitement mereka.
Tapi itu tidak lama ! Setelah selesai mandi, makan siang dan cukup istirahar, kami memutuskan untuk jalan keliling kota. Kota Belitung tidak besar, berkisar 4,833 km2.
Sehingga, cukup hanya sehari bila mau jalan-jalan menyusuri dan mempelajari isi pulau Belitung. Kurang lebih sekitar jam 3 kurang kami berkeliling melihat-lihat disekitar hotel kami. Jarak tidak lebih dari 15-30menit kami berkunjung dari satu tempat ke tempat lainnya.
Tidak sangka dalam waktu yang sangat singkat, kami mampu menghampiri beberapa tempat yang seru seru.

Pertama, RUMAH ADAT BELITUNG

Sangat kebetulan sekali tumah adat sedang dijadikan lokasi shooting untuk perhelatan lamaran lengkap dengan penari dan calon pengantin juga saling berpantun.
Didalamnya rumah terbagi atas 2 bagian. Khusus dapur dan ruang makan dan ruang depan yang menjadi area show case baju traditional Belitung, foto-foto jaman Belanda.
Selayaknya rumah melayu Sumatra bentuk bangunan panggung menjadi ciri khasnya.
kami pun tidak lupa foto bareng dengan para penarinya 🙂
Berikutnya, sebelum kami melanjutkan ke tempat berikutnya, kami mampir ke DANAU KAOLIN.
Danau ini adalah danau buatan yang terbentuk karena galian kaolin. Terlihat air yang sangat biru dengan tanah liat kaolin disekitarnya.
Didepan danau, tampak hasil pasir kaolin yang sedang dipisahkan dengan hasil akhir.
Katanya, kalo belum pegang pasir kaolin, belum berkunjung ke Belitung 🙂
Bagi yang tidak mengetahui kaolin itu apa, adalah bahan dasar pembuatan barang-barang ceramic. Selain timah, Belitung juga dikenal sebagai pulai penghasil kaolin. Cantik sekali memang.
Setelahnya, sore-sore seperti ini enaknya ngopi. Kami pun mampir di kopi khas Belitung, KONG DJIE COFFEE. Saya peminum kopi. Tapi bukan asli kopi. Saya coba kopi campur susu.
Rasanya, enaaaaaaaaaaaaaak sekali nikmat. Rasanya mirip ovaltine dengan rasa kopi.
Harus dicoba bagi yang mau berkunjung kesini.
Nah hari itu kami berakhir dengan santapan makan malam khas Belitung di RUMAH MAKAN BELITUNG.
Kami per 4 dengan tambahan 1 supir/tourguide, total Rp. 145,500 saja !

Puas jalan, Makan nikmat, hati tenang. Good nite !

Berikutnya, Belitung Island Hoping, click here to enjoy.

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com