Sejarah untuk membantu masa depan Indonesia

17 Agustus 2020. 

Merayakan kemerdekaan di tahun dimana global pandemi terjadi sungguh membuat saya berpikir mengenai pentingnya sejarah bagi generasi muda penerus masa depan Indonesia.

Apabila kita refleksikan saja keadaan kita tahun ini.

Lihatlah orang-orangnya, bagaimana mereka bersikap, atau memilih untuk bersikap. Bagaimana mereka bertingkah laku dan melakukan keputusan.

Lihatlah pembangunan negara saat ini, bagaimana keadaan alamnya, lalu pemerataannya.

Lihatlah bagaimana kita memilih untuk berlaku adil. Bagaimana bangsa ini melakukan proses sebuah keadilan. Bagaimana orang Indonesia memilih untuk proses sebuah peng-adil-an. Dan bagaimana perbedaan dapat menghasilkan sebuah sikap.

Kenapa mereka bersikap seperti itu ? Kenapa dapat menjadi pilihan ? Kenapa jadi keputusan ?

Pilihan bangsa dalam cara memilih untuk percaya, berikan perasaan aman, atau bagaimana kita memilih pemimpin yang dapat membawa kita untuk dapat membawa bangsa ini sedikit lebih jauh, sedikit lebih baik, lebih beradab, sehat dan sejahtera.

Bagaimana pun, proses perjalanan kita menjadi bangsa di tahun 2020, adalah karena sejarah dan perjalanan sejarah bangsa kita.

Sejarah memberi pelajaran, bimbingan dan arahan pada setiap ilmu dan pengetahuan. Seni lukis hingga ilmu kedokteran. Tata bahasa hingga tata kota pada setiap tatanan kehidupan di 34 propinsi di seluruh Indonesia.

Sejarah tidak hanya berfungsi sebagai pelajaran yang tidak ingin berulang. Tapi justru sebagai alat atau cara kita untuk dapat mengerti keadaan kita hari ini. Bagaimana kita dapat sampai disini.

Itu sebabnya sejarah di anggap sebagai suatu hadiah cerita dari masa lampau untuk masa depan.

Karena dengan belajar dan mengerti sejarah kan dapat membantu bangsa kita memiliki moral yang baik. Moral kuat yang diperlukan bagi Indonesia.

Hari ini dan di masa depan.

Dirgahayu Indonesia ke-75.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Belitung Family Trip, Tips to visit

Belitung Family Trip #5

Tips to visit.

Ternyata banyak yang kepengen tau itinerary family trip kami ke Belitung. Sedikit banyak, semoga informasi ini dapat membantu ya :

Itenerary :

Day 1

11.30               arrived at H.A.S. Hanandjoeddin Airport

12:30               lunch at hotel

15:00               swimming at hotel

17:00               berkunjung ke tempat oleh2 sebelah hotel (recommended)

19:00               dinner at hotel

Day 2

07:30               breakfast at hotel

09:00               depart from hotel

10:00              Pantai Tanjung Tinggi (Laskar Pelangi)

12:30               back to hotel

13:00               lunch at hotel

14:30               start jalan2 around the Belitung

1st keliling kota

2nd Rumah Adat Belitung

3rd Danau Kaolin

4th KONG DJIE COFFEE

5th Galeri Oleh-Oleh

6th Rumah Makan Belitung

19:00               back to hotel

Day 3

07:30               breakfast at hotel

08:30               depart from hotel

09:00               depart from pelabuhan – island hoping

14:30               back to hotel

16:00              Mie Atep

17:00               Toko Kaos sebelah Mie Atep

Day 4

08:30               breakfast at hotel

11:00               depart to airport

What to expect :
  1. Sesampainya di Belitung, mampir ke mini market on the way to the hotel. Supermarket agak jarang didaerah hotel. Beli Aqua, camilan, dan lainnya bilamana diperlukan.
  2. BW Hotel adalah hotel yang terbaik di Belitung. Rate saya untuk hotel tersebut, kelas 3.
  3. Plus point, service sangat tanggap dan baik
  4. Minus point, AC tidak semua ruangan terasa. Mintalah AC segera dinyalakan saat persiapan masuk atau check in.
  5. Laundry hotel cukup handal dan cepat. Pagi masuk, sore sudah selesai dan siap diserahkan ke kamar.
  6. Tidak ada air bilasan yang bersih di Pantai Tanjung Tinggi. Bilamana diperlukan, gunakan Aqua sementara. Jarak dari dari pantai ke hotel tidak jauh.
  7. Do not expect many stores or tourist sites, the only reason to visit Belitung are the beaches and island hoping.

What to bring :

  1. Bila anak kamu tergolong sulit makan, bawa makanan sendiri (nugget, dll) untuk diminta masak di hotel.
  2. Under Water Camera. Recommended, Nikon CoolPIxAW110.
  3. Jangan lupa bersihkan dengan air aqua setelah bermain di air laut.
  4. Bawa peralatan berenang sendiri dan lengkap dengan handuk, tas besar, pelampung, dan lainnya.
  5. Saat island hoping, belanja aqua dan camilan minimal sebelum berangkat. Termasuk biscuit untuk makanan ikan. Jangan lupa sewa snorkeling, it will be worth it!
  6. Saat naik boat, siapkan dan bawa jacket hujan atau jaket bertutup kepala untuk anak karena speed yang tinggi air masuk ke dalam boat seperti terasa hujan.
  7. Beli tambahan aqua untuk bilasan bilamana diperlukan untuk anak setelah bermain di pantai,
  8. When travel to airport, wear sneakers. Saya kena paku saat berjalan mau naik pesawat. Untungnya hanya ketauan sebelum terkena telapak kaki.

Other than the above, you’re all good. Selamat bersenang-senang ya !

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com

Read also, Tokyo Family Trip series, here.

Read also, Melbourne Family Trip series, here.

Belitung Family Trip, Mie Atep

Belitung Family Trip #4

Hari Terakhir

Sekembalinya kami setelah island hoping, sudah sangat sore. Malam terakhir kami tidak lupa untuk menikmati the famous MIE ATEP. Segar dan manis, dengan porsi yang pas buat kita-kita perempuan. Buat para lelaki dianjurkan untuk pesan mangkok kedua.

Di hari kepulang kami, hari ke 4.
Nama bandara di pulang Belitung adalah Bandara H.A.S Hanandjoeddin.
Walaupun cukup sederhana dan kecil, tapi saat kepulangan tempat menunggu boarding cukup bersih dan nyaman. Tampak AC baru dan cukup sejuk memenuhi ruangan.

Terima kasih banyak Belitung. Kami puas dan sangat refresh menikmati liburan di pantai bersama keluarga.

So friends, as humble as the trip might seems to be, we did had so much fun.

Nineng and Atok tidak habis-habis menceritakan ulang pengalamannya di Belitung. Evan, apalagi 🙂

The fact is, Belitung is the safest option vacation for toddlers and grandparents :). Now, before you go, some tips on what to expect in Belitung, look here.

Belitung Family Trip series, click here.

Tyas is now Partner Consultant and Trainer on Digital and Social Media at Bangwin Consulting, Freelancer, Writer/Blogger, Podcaster. For project enquiries, tyas@bangwinconsulting.com